Gerbang logika dasar sistem digital

 Halo sobat bloger dimana pun anda berada. Pastinya di bumi yaa
Kemarin saya sudah menyempatkan waktu untuk membahas tentang Sistem Digital : Sejarah dan Latar Belakang Sistem analog dan Digital dari cerita saya awal kuliah mengenal mata kuliah Sistem Digital hingga membahas sejaranya. Untuk kesempatan kali saya td membongkar file yang ada dilaptop nih untuk mencari laporan kuliah sistem digital 4 tahun lalu. Pusing juga nyari file nya hingga saya termenung melihat foto jaman dulu dan melihat sesuatu yang mencurigakan yang ternyata suatu file “anu” itu. Sangking lamanya saya sampek lupa kapan bisa menyimpannya. Maklum lah dulu waktu masih jaman kuliah nakal sekali. Tapi Alhamdulillah sekarang sudah tobat sahabat semua.
Ehh kita lanjut yaa,, !!!
Dan setelah beberapa menitan nyari-nyari (mungkin setengah jam) akhirnya file laporan tugas kuliah sistem digital saya ketemu juga. Nahh sekarang ini kita harus tau apa itu sistem digital ? 

Sistem Digital adalah suatu sistem yang berfungsi untuk mengukur suatu nilai atau besaran yang bersifat tetap atau tidak teratur dalam bentuk diskrit berupa digit digit atau angka angka. Biasanya sebelum mempelajari lebih dalam tentang sistem digital pertama pasti kita akan mempelajari yang namanya Sistem Bilangan. Rueet yaa keliatannya, karna pengertiannya terlalu baku dan menggunakan bahasa pendidikan sih, Ciiieeee !!
Suatu contoh aja proses biner seperti saklar lampu, yang memiliki 2 keadaan, yaitu Off (0) dan On (1). Misalnya ada 20 lampu dan saklar, jika saklar itu dinyalakan dalam posisi A, misalnya, maka ia akan membentuk gambar bunga, dan jika dinyalakan dalam posisi B, ia akan membentuk gambar hati. Begitulah kira-kira biner digital tersebut. Namun sebelu masuk lebih dalam disni saya kan membahas tentang gerbang logika dasar sistem digital saja.
Oke kita mulai
Gerbang-gerbang sistem digital atau gerbang logika adalah piranti yang memiliki keadaan bertaraf logika. Gerbang logika dapat merepresentasikan keadaan dari bilangan biner. Terdapat dua keadaan pada gerbang logika, yaitu 0 dan 1. Tegangan yang digunakan dalam gerbang logika adalah HIGH (1) dan LOW (0). Sistem digital yang paling kompleks seperti komputer besar disusun dari gerbang logika dasar seperti AND, OR, NOT dan gerbang kombinasi (turunan) yang disusun dari gerbang dasar tersebut seperti NAND, NOR, EXOR, EXNOR.
Gerbang Universal merupakan salah satu gerbang turunan yang dirangkai sehingga menghasilkan output yang sama dengan output dari gerbang dasar maupun gerbang turunan. Adapun gerbang universal itu adalah NAND dan NOR. Gerbang AND digunakan untuk menghasilkan logika 1 apabila semua masukan adalah berlogika 1. Gerbang OR digunakan untuk menghasilkan logika 1 apabila salah satu masukan berlogika 1. Gerbang not adalah gerbang inverter (pembalik). Output yang dihasilkan adalah kebalikan dari input yang diberikan. Gerbang logika turunan. Supaya lebih jelas, nih saya kasi tabelnya : 




jika pertama kali melihat mungkin akan bungung, tp jika sobat sudah mempelajarinya akan terlihat mudah sekali apa lagi jika sobat ada mata kuliahnya. Mungkin itu dulu ya perkenalan gerbang logika dasar sistem digital untuk hari ini, jika ada waktu lain saya akan share tentang materi yang lain.
Selamat belajar dan semoga apa yang saya share ini bermamfaat bagi pembaca.
Happy day and keep calm

Share this

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gerbang logika dasar sistem digital"

Posting Komentar